30 Mar 2013

Definisi Perbanyakan Vegetatif pada Tanaman

Perbanyakan tanaman secara Vegetatif merupakan perkembangbiakan tanaman yang terjadi tanpa melalui proses perkawinan. Meski demikian, perbanyakan vegetatif ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang akan dijelaskan sebagai berikut:


  1. Kelebihan:
  • Untuk perbanyakan tanaman yang tidak menghasilkan biji.
  • Sifat-sifat yang lebih baik pada tanaman induk dapat diturunkan.
  • Masa juvenil (Fase Muda) relatif pendek.
  • Lebih cepat menghasilkan.
  • Untuk beberapa tanaman lebih murah (ekonomis).
  • Dapat dipakai untuk menggabungkan sifat yang baik dari perakaran dan batang dari suatu tanaman.
     2. Kekurangan:
  • Pohon induk akan rusak bentuknya karena pengambilan beberapa bagian tubuh tumbuhan untuk diperbanyak.(perbanyakan vegetatif buatan)
  • Infeksi sistemik oleh virus dapat menjalar ke semua tanaman.
  • Bahan tanam lebih banyak menghasilkan banyak tempat.
  • Periode penyimpanan bahan tanam relatif pendek.
  • Mekanisme perbanyakan pada beberapa tanaman tidak praktis.

Secara umum, perbanyakan secara Vegetatif terbagi atas dua, yaitu perbanyakan vegetatif secara alami dan perbanyakan vegetatif secara buatan yang akan dijelaskan sebagai berikut:
  1. Perbanyakan Vegetatif Alami  adalah perbanyakan tumbuhan yang terjadi tanpa disertai campur tangan manusia alias mandiri. Diantaranya perbanyakan vegetatif secara alami ini sebagai berikut: 
    • Tunas
    Contoh tumbuhan yang bertunas diantaranya Pisang (Musa paradisiaca), Pakis Haji (Cycas rumphii), Bambu (Bambusa sp), Nanas (Ananas comosus), Palem (Mascarena sp), Tebu (Saccharum officinarum) dll.
    Tunas pada Pisang

    • Umbi Lapis
    Contoh tumbuhannya antara lain Bawang Merah (Allium cepa L), Bawang Putih (Allium sativum L), Bawang Daun (Allium fistulosum L), Bunga Tulip (Gnetum costatum), Bunga Bakung (Crinum asiaticum L), dll.

    Umbi Lapis pada Bawang Merah

    • Umbi Batang
    Contoh tumbuhannya antara lain Kentang (Solanum tuberosum L), Ketela (Ipomea batatas poir), Gadung (Dioscorea hispida dennst) dll.
    Umbi Batang pada Kentang

    •  Umbi Akar
    Contoh tanamannya antara lain Singkong (Manihot utillissima pohl), Dahlia (Dahlia pinnata), Wortel (Daucus carota L), dll
    Umbi Akar pada Singkong
    •  Geragih / Stolon
    Contoh tanaman geragih diatas permukaan tanah antara lain Semanggi (Desmodium ucinatum), Pegagan (Sentela asiatica) dan Arbei (Fragaria vesca L).
    Sedangkan contoh tanaman geragih di bawah permukaan tanah (stolon) antara lain Rumput Teki (Cyperus rotundus) dan Rumput Pantai (Spinifex sp).
    Geragih pada Semanggi
    •  Spora
    Contoh tumbuhannya antara lain tumbuhan Paku (Pteridophyta), Jamur (Fungi), Alga Coklat (Phaeophyceae), dll
    Spora pada Tumbuhan Paku

    • Membelah Diri
    Tumbuhannya yaitu Ganggang Hijau (Chlorophyta).
    Ganggang Hijau

    • Rhizoma (Akar Tinggal / Akar Rimpang)
    Contoh tumbuhan Rhizoma yaitu Lengkuas (Alpina officinarum), Jahe (Zingiber officinale), Kunyit (Curcuma domestica), Kencur (Kaempferia galangal), Temulawak (Curcuma xanthorrhiza roxb), Lidah Mertua (Sansivera sp), dll. 
    Rhizoma pada Jahe



  2. Perbanyakan Vegetatif Buatan adalah perbanyakan tanaman yang tidak terjadi secara alami, melainkan dibuat atau disengaja dengan campur tangan manusia dengan tujuan untuk mendapatkan tanaman baru secara cepat, cara ini merupakan cara yang tepat untuk menghasilkan anakan dari tanaman, dan juga dapat dilakukan perbaikan sifat pada tanaman yang akan diperbanyak tersebut. Berbagai jenis perbanyakan vegetatif buatan sebagai berikut:

  • Okulasi
  • Yaitu proses perbanyakan vegetatif buatan dengan cara menempelkan mata tunas dari satu tumbuhan ke tumbuhan lagi yang sejenis. Tujuannya untuk menggabungkan dua sifat baik pada tumbuhan, sehingga didapatkan tanaman baru yang memiliki sifat-sifat lebih unggul. 


Contoh Okulasi


  •  Grafting
Merupakan perbanyakan vegetatif yang menggabungkan batang atas dengan batang bawah yang berbeda sedemikian rupa sehingga terjadi persenyawaan (bergabung). Kombinasi ini akan terus tumbuh membentuk tanaman baru. Seni Grafting telah digemari sejak sekitar abad ke-15. [ Sharock's (1672) dalam Wudianto (2002) ]

Grafting Tanaman Bonsai 

  • Kultur Jaringan 
Yaitu perbanyakan tanaman yang dilakukan dengan cara mengambil jaringan tertentu dari suatu tanaman (tunas, daun, akar), dan dikembangkan dalam media khusus.

Kultur Jaringan

  • Cangkok
Adalah perbanyakan tanaman dengan cara menguliti suatu bagian batang tanaman yang ada, kemudian dibungkus dengan tanah agar akarnya tumbuh, kemudian dipotong dan ditanam pada media tanam yang lain. 


Cangkok


  • Sambung Pucuk (Enten)
Adalah proses menyambung pucuk atas tanaman dengan batang bawah suatu tumbuhan sejenis. Tujuannya menggabungkan dua sifat baik pada tumbuhan sehingga dapat menghasilkan tanaman yang memiliki kualitas baik dari dua sifat tersebut.

Enten
  • Runduk
Adalah mengerat sedikit cabang suatu tanaman kemudian merundukkan ke dalam tanah. Ini dapat dilakukan pada tanaman yang memiliki cabang yang panjang dan lentur. 
Runduk

Bahan Referensi:
Situs asal foto dapat anda klik pada setiap fotonya, Terimakasih.

Please Share This


Jangan Lupa Kunjungi Forum Kita
Klik Di Sini
Chairul Ichsan Maulana. Diberdayakan oleh Blogger.